Sebuah bus penuh orang lanjut usia melaju di jalan raya, ketika seorang wanita tua menepuk sopir bus itu di bahunya. Dia menawarkan kepada sopir itu segenggam kacang mete, dan sopir itu menerima dan memakannya sambil mengucapkan terima kasih.
Setelah kurang lebih 15 menit, dia menepuk bahu sopir itu lagi dan dia menyerahkan segenggam kacang mete kepadanya. Nenek itu mengulangi hal ini sekitar delapan kali.
Pada saat yang kesembilan ia bertanya kepada wanita tua itu mengapa mereka tidak makan kacang mete itu sendiri, dan nenek itu menjawab bahwa itu tidak mungkin dilakukan karena dengan gigi palsu, mereka tidak bisa mengunyah kacang itu.
"Lalu mengapa anda membelinya?" tanya sopir itu bingung.
Wanita tua itu menjawab, "Kami tadi membeli sekotak Silver Queen dan hanya suka menghisap cokelat yang menempel di kacang mete itu."
KISAH PERAMPOK BERTOPENG
Selama perampokan, salah satu topeng dari para perampok itu tidak sengaja terjatuh. Dia menatap seorang pria dan bertanya,
"Apakah Anda melihat wajah saya?" Pria itu mengatakan ya, dan perampok menembaknya.
Lalu ia bertanya seorang wanita, "Apakah anda melihat wajah saya?"
Dia mengatakan, "Tidak, tetapi suami saya di sana melihatnya!"
AN AMERICAN IDIOT
Pada suatu ketika ada 5 orang turis Amerika datang ke lokasi wisata di kota arab. Salah satu diantara mereka, Andrew, terpisah dari rombongan yang sedang mencari souvenir.
Karena pada pukul 5 sore mereka harus kembali ke hotelnya, maka ia harus bergegas bertemu dengan yang lainnya.
Karena ia lupa memakai jam, maka ia bertanya kepada seseorang arab (yang fasih berbahasa inggris) yang sedang mencuci unta.
Andrew: " Pak, sekarang jam berapa ya,,,? "
Orang Arab: "Hmmm,,,(sambil memegang dan menggoyangkan "anunya" unta) jam 14.15,,,!" jawabnya.
Andrew (dalam hati): "Wah gile juga nih orang, cuma dengan megang anunya onta dia bisa tau waktu sekarang. Harus gw beritahu ke temen-temen, biar mereka heran,,,! "
Andrew: "Terima kasih Pak,,,! Nanti saya kembali lagi ya,,,? "
"Oh silakan, silakan saja,,,!" jawab si Arab enteng sambil meneruskan mencuci unta.
Ditengah perjalanan akhirnya si Andrew bertemu teman-temannya.
"Hei teman-teman saya tadi bertemu seorang arab sakti, dia bisa tahu waktu sekarang hanya dengan memegang dan menggoyangkan anunya onta. Suwwwer,,,!" katanya kepada teman-temannya.
Teman-temanny a "Hah,,,? Masa sih,,,? Nggak percaya ah,,,! "
Andrew: "Kalo nggak percaya kita taruhan aja $10 gimana, akan gw buktiin. Ayo kita kesana,,,!"
Setelah sampai disana didapatinya si Arab masih tetap asyik dengan membersihkan untanya.
Andrew: "Halo, Pak,,,! Tolong dong anda kasih tah ke teman-teman saya bagaimana anda bisa menunjukkan waktu dengan hanya memegang dan menggoyang-goyang anunya onta. Nih saya beri anda tip $30, tapi tolong cepat tunjukkan ya,,,!"
Sambil memegang dan menggoyang-goyangkan anunya onta ,si Arab tiba-tiba ia berteriak: "Pukul 14.30,,,!"
Andrew: "Coba di lihat apa betul nggak teman-teman,,,? "
"Wah gile, bener-bener sakti, ternyata memang bener, nggak ngibul si Andrew,,,!" jawab teman-temannya hampir berbarengan.
"Pak, anda akan saya kasih lagi $50, tapi kami minta dikasih tau rahasia anda agar kami bisa praktekkan di negara kami,,,!" pinta Andrew kepada si Arab dengan antusias.
Si Arab: "Okelah kalo anda benar-benar memaksa, saya akan tunjukkan caranya. Sekarang coba kalian berdiri dibelakang saya, dan coba perhatikan (sambil memegang dan menggoyang-goyang kan anunya onta dan memicingkan matanya,,,) dan apa yang kalian lihat diseberang sana,,,? Nah disana itu kan toko jam,,,!"
Sebuah bus penuh orang
lanjut usia melaju di jalan raya, ketika seorang wanita tua menepuk
sopir bus itu di bahunya. Dia menawarkan kepada sopir itu segenggam
kacang mete, dan sopir itu menerima dan memakannya sambil mengucapkan
terima kasih.
Setelah kurang lebih 15 menit, dia menepuk bahu sopir itu lagi dan dia menyerahkan segenggam kacang mete kepadanya. Nenek itu mengulangi hal ini sekitar delapan kali.
Pada saat yang kesembilan ia bertanya kepada wanita tua itu mengapa mereka tidak makan kacang mete itu sendiri, dan nenek itu menjawab bahwa itu tidak mungkin dilakukan karena dengan gigi palsu, mereka tidak bisa mengunyah kacang itu.
"Lalu mengapa anda membelinya?" tanya sopir itu bingung.
Wanita tua itu menjawab, "Kami tadi membeli sekotak Silver Queen dan hanya suka menghisap cokelat yang menempel di kacang mete itu."
Source: http://www.ketawa.com/
Setelah kurang lebih 15 menit, dia menepuk bahu sopir itu lagi dan dia menyerahkan segenggam kacang mete kepadanya. Nenek itu mengulangi hal ini sekitar delapan kali.
Pada saat yang kesembilan ia bertanya kepada wanita tua itu mengapa mereka tidak makan kacang mete itu sendiri, dan nenek itu menjawab bahwa itu tidak mungkin dilakukan karena dengan gigi palsu, mereka tidak bisa mengunyah kacang itu.
"Lalu mengapa anda membelinya?" tanya sopir itu bingung.
Wanita tua itu menjawab, "Kami tadi membeli sekotak Silver Queen dan hanya suka menghisap cokelat yang menempel di kacang mete itu."
Source: http://www.ketawa.com/
Sebuah bus penuh orang
lanjut usia melaju di jalan raya, ketika seorang wanita tua menepuk
sopir bus itu di bahunya. Dia menawarkan kepada sopir itu segenggam
kacang mete, dan sopir itu menerima dan memakannya sambil mengucapkan
terima kasih.
Setelah kurang lebih 15 menit, dia menepuk bahu sopir itu lagi dan dia menyerahkan segenggam kacang mete kepadanya. Nenek itu mengulangi hal ini sekitar delapan kali.
Pada saat yang kesembilan ia bertanya kepada wanita tua itu mengapa mereka tidak makan kacang mete itu sendiri, dan nenek itu menjawab bahwa itu tidak mungkin dilakukan karena dengan gigi palsu, mereka tidak bisa mengunyah kacang itu.
"Lalu mengapa anda membelinya?" tanya sopir itu bingung.
Wanita tua itu menjawab, "Kami tadi membeli sekotak Silver Queen dan hanya suka menghisap cokelat yang menempel di kacang mete itu."
Source: http://www.ketawa.com/
Setelah kurang lebih 15 menit, dia menepuk bahu sopir itu lagi dan dia menyerahkan segenggam kacang mete kepadanya. Nenek itu mengulangi hal ini sekitar delapan kali.
Pada saat yang kesembilan ia bertanya kepada wanita tua itu mengapa mereka tidak makan kacang mete itu sendiri, dan nenek itu menjawab bahwa itu tidak mungkin dilakukan karena dengan gigi palsu, mereka tidak bisa mengunyah kacang itu.
"Lalu mengapa anda membelinya?" tanya sopir itu bingung.
Wanita tua itu menjawab, "Kami tadi membeli sekotak Silver Queen dan hanya suka menghisap cokelat yang menempel di kacang mete itu."
Source: http://www.ketawa.com/

0 komentar:
Posting Komentar