Seorang tergugat dalam gugatan pengadilan yang melibatkan uang dengan jumlah besar sedang berbicara dengan pengacaranya.
"Jika saya kalah di kasus ini, saya akan hancur."
"Ini di tangan hakim sekarang," kata pengacaranya.
"Apakah itu akan membantu kasus anda jika saya mengirimi hakim sekotak cerutu?" tanya tergugat.
Pengacaranya menjawab, "Oh jangan! Saya tahu persis, hakim yang ini adalah seorang yang tegas dan fanatik dalam menjunjung etika. Jika anda melakukan hal itu, maka malah akan merugikan kita. Dia bahkan mungkin akan memenjarakan anda karena menghina pengadilan. Bahkan, anda bahkan tidak boleh tersenyum pada hakim ini sedikitpun."
Dalam perjalanan waktu, hakim memberikan keputusan mendukung tergugat. Ketika tergugat meninggalkan gedung pengadilan, ia berkata kepada pengacaranya, "Terima kasih untuk tip tentang cerutu. Itu berhasil!"
"Saya yakin kita akan kalah dalam kasus ini jika anda sudah mengirim cerutu itu."
"Tapi, aku mengirimnya."
"Apa yang Anda lakukan?" kata pengacara, setengah tidak percaya.
"Ya. Itulah cara kita memenangkan kasus ini."
"Saya tidak mengerti," kata pengacara.
"Sangat mudah. Saya mengirim cerutu kepada hakim, tapi di situ saya selipkan kartu nama penggugat." kata tergugat sambil tersenyum.
SUARA MALAIKAT PELINDUNG
Berjalan menyusuri jalan satu hari, seorang wanita mendengar suara tidak terlihat yang berteriak, "Berhenti! Jika engkau mengambil satu langkah lagi, engkau akan terbunuh!"
Wanita itu berhenti dan sedetik kemudian batu bata jatuh dan mendarat tepat di depannya.
Beberapa menit kemudian, dia siap untuk menyeberang jalan ketika suara yang sama berteriak "Berhenti! Jangan menyeberang jalan sekarang!"
Tiba-tiba dari arah kanan, sebuah truk berkecepatan tinggi melaju kencang dan bahkan tidak mengerem sambil menerobos lampu merah. Terguncang, wanita itu bertanya dengan suara keras, "Siapa anda?"
"Saya malaikat pelindungmu," jawab suara itu, "Dan aku bayangkan engkau akan memiliki beberapa pertanyaan untukku."
"Tentu saja saya ada pertanyaan," kata wanita itu, "Di mana engkau pada hari pernikahanku?"
BAHASA MALAYSIA KACAU
Bahasa Malaysia itu memang aneh. Banyak yang ngga masuk akal. Dan . . .
Beginilah akibatnya orang Malaysia menterjemahkan istilah-istilah Komputer.
Istilah:
Hardwar e barang keras
Software: barang lembut
Joystick: batang bahagia
Plug and Play: cucuk dan main
Port: lubang
Server: pelayan
Client= pelanggan
Contoh:
"That server gives a plug and play service to the clients using either hardware or software joystick. The joystick goes into the port of the client."
Translated to Malaysia:
"Pelayan itu memberi pelanggannya layanan cucuk dan main dengan mempergunakan batang bahagia jenis keras atau lembut. Batang bahagia itu dimasukkan ke dalam lubang pelanggan."

0 komentar:
Posting Komentar