Ada seorang pembeli yang merasa tertipu oleh penjual salak, karena
saat dia membeli salak yang sudah dipilihnya bagus, pas dibukanya kresek
di rumah, salaknya berubah jadi busuk. Merasa penasaran, maka ia balik
lagi ke penjual yang sama. Dia memilih salak lagi lalu dia pura-pura
lengah tapi sambil melirik ulah penjual salak. Si penjual salak mengira
pembeli lengah, cepat-cepat ditukarnya kresek pembeli dengan kresek yang
berisi salak busuk.
Begitu tahu dia ditipu, si pembeli langsung marah.
Pembeli: "Oh... pantas aja saya dapat salak busuk, wong ditukar sama sampeyan, Bu!"
Penjual: "Ealah.. dek.. dek, sampeyan ini baru dapet salak busuk satu kresek aja marah. Lha saya yang dapet sekeranjang aja endak marah kok. Bagaimana sampeyan itu?"
Pembeli: (dengan bersungut-sungut ngeloyor pergi) "Dasar penjual...!"
Begitu tahu dia ditipu, si pembeli langsung marah.
Pembeli: "Oh... pantas aja saya dapat salak busuk, wong ditukar sama sampeyan, Bu!"
Penjual: "Ealah.. dek.. dek, sampeyan ini baru dapet salak busuk satu kresek aja marah. Lha saya yang dapet sekeranjang aja endak marah kok. Bagaimana sampeyan itu?"
Pembeli: (dengan bersungut-sungut ngeloyor pergi) "Dasar penjual...!"
Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!"
Source: http://www.ketawa.com/2015/07/11161-nilai-nol-pelajaran-matematika.html
Source: http://www.ketawa.com/2015/07/11161-nilai-nol-pelajaran-matematika.html
Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!
Source: http://www.ketawa.com/
Source: http://www.ketawa.com/
Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!"
Source: http://www.ketawa.com/
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!"
Source: http://www.ketawa.com/
Jono Kecil kembali dari sekolah dan mengatakan dia mendapat nilai nol dalam pelajaran matematika di SD.
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!"
Source: http://www.ketawa.com/
"Kenapa?" tanya ayah.
"Guru bertanya 'Berapa 2x3?' dan aku berkata '6.'"
"Tapi itu benar!" Sang ayah menjawab.
"Lalu dia bertanya 'Berapa 3x2?'"
"Bodoh sekali, apa sih bedanya?" tanya ayahnya.
"Nah, tadi aku mengatakan persis seperti itu kepada Pak Guru!"
Source: http://www.ketawa.com/

0 komentar:
Posting Komentar